Selama periode H-8 hingga H+8 Lebaran, operasional angkutan laut didukung oleh 739 kapal yang beroperasi
Jumlah penumpang Whoosh tercatat tinggi secara konsisten dengan rata-rata mencapai 17.304 penumpang per hari
Garuda Indonesia Group juga berhasil mengangkut lebih dari 1,1 juta penumpang selama periode 14–29 Maret 2026.
Jumlah pergerakan didominasi oleh moda Kereta Api sebanyak 7,31 Juta Penumpang atau naik 10,13% dibandingkan 2025
Hingga 29 Maret 2026, penjualan tiket untuk periode arus balik yaitu 23 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 268.746 tiket.
KAI Commuter menyediakan kapasitas angkut sebanyak 50.244.436 orang atau lebih banyak 4 persen dari kapasitas angkut tahun lalu
Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah menyiapkan total 36.660 armada transportasi dari berbagai moda untuk persiapan arus mudik lebaran 2026.
Whoosh dirancang dengan sistem keselamatan berlapis yang terintegrasi antara kereta, jalur, dan pusat kendali.
Kementerian Perhubungan Pastikan Kelaikan Kapal Angkutan Lebaran di Kalimantan Selatan
Tercatat sebanyak 23.476 pergerakan pesawat terjadi sepanjang periode tersebut, atau naik sekitar 1,7 persen
Jumlah kapal terdiri atas 65 unit kapal milik ASDP Group dan 180 unit kapal milik swasta, dengan total produksi trip mencapai 21.973 trip
Tutup Angkutan Lebaran 2025, KAI Angkut 4,7 Juta Pelanggan
Selama periode pemberlakuan single tariff, maka tiket dengan harga express di Pelabuhan Merak ditiadakan
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan Kementerian Perhubungan telah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana transportasi guna menghadapi masa Angkutan Lebaran pada 21 Maret hingga 11 April 2025
Pemesanan tiket KA tambahan lebaran mulai Minggu, 23 Februari 2025 pukul 00.00 WIB telah dapat dipesan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran 1446H/Tahun 2025 selama 22 hari mulai 21 Maret hingga 11 April 2025
Suksesnya pelaksanaan arus balik mudik lebaran tahun 2024 ini menunjukkan bahwa koordinasi antar stakeholder terus berjalan sangat baik.
Jumlah tersebut meningkat sebesar 3% dibandingkan periode Posko Lebaran tahun sebelumnya yang mencapai 7,2 juta pergerakan penumpang
Posko Data ASDP mencatat, terhitung mulai 3 April 2024 atau H-7 hingga 18 April 2024 atau H+7 di 8 lintasan pantauan nasional, jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 159 unit kapal.
Antoni juga meminta operator pelayaran untuk mengantisipasi daerah-daerah yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang yang signifikan.